Islamic Religious Education in Religiously Diverse Schools: Teachers’ Pedagogical Practices and Challenges in Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.61166/ahnaf.v3i2.51Keywords:
Pendidikan Agama Islam; keragaman agama; pendidikan multikultural; kompetensi antaragama; pedagogi guru.Abstract
Sekolah dengan keragaman agama memunculkan pertanyaan penting mengenai bagaimana Pendidikan Agama Islam (PAI) dapat mempertahankan tujuan teologis dan pedagogisnya sekaligus merespons hak dan pengalaman peserta didik dari latar belakang agama yang berbeda. Artikel ini mengkaji literatur tentang PAI, pendidikan multikultural, kesetaraan pendidikan agama, kompetensi antaragama, dan praktik pedagogis guru dalam lingkungan yang plural. Artikel ini menggunakan metode tinjauan literatur naratif integratif dengan menggabungkan penelitian yang telah melalui proses penelaahan sejawat tentang pendidikan agama di Indonesia dan kajian konseptual mengenai pendidikan multikultural, khususnya lima dimensi pendidikan multikultural yang dikembangkan oleh James A. Banks. Literatur dianalisis secara tematik berdasarkan empat bidang yang saling berkaitan, yaitu identitas keagamaan dan tujuan pendidikan; pedagogi kelas dan interaksi antaragama; kesetaraan dan dukungan kelembagaan; serta kontribusi teori pendidikan multikultural. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan agama yang inklusif membutuhkan lebih dari sekadar toleransi sebagai sikap individual. Pendidikan tersebut bergantung pada interaksi antara pertimbangan profesional guru, akses terhadap pembelajaran agama sesuai keyakinan masing-masing peserta didik, dialog lintas perbedaan, serta kebijakan sekolah terkait waktu, fasilitas, sumber daya, dan perlindungan dari diskriminasi. Kerangka Banks menyediakan perspektif analitis yang bermanfaat karena menghubungkan praktik pembelajaran dengan konstruksi pengetahuan, pengurangan prasangka, pedagogi kesetaraan, dan budaya sekolah. Artikel ini mengusulkan kerangka konseptual yang kontekstual untuk mengkaji PAI di sekolah dengan keragaman agama serta mengidentifikasi kebutuhan akan penelitian komparatif yang menempatkan praktik guru sebagai fokus utama, khususnya di lingkungan sekolah tempat peserta didik Muslim menjadi kelompok minoritas secara jumlah. Kajian ini tidak bertujuan menetapkan hubungan sebab-akibat ataupun melaporkan temuan data lapangan baru.
References
Allport, Gordon W. The Nature of Prejudice. Reading, MA: Addison-Wesley, 1954.
Banks, James A. An Introduction to Multicultural Education. 6th ed. Boston: Pearson, 2019.
Banks, James A., and Cherry A. McGee Banks, eds. Multicultural Education: Issues and Perspectives. 10th ed. Hoboken, NJ: Wiley, 2019.
Council of Europe. Signposts: Policy and Practice for Teaching about Religions and Non-Religious World Views in Intercultural Education. Written by Robert Jackson. Strasbourg: Council of Europe Publishing, 2014. https://www.coe.int/en/web/education-and-religious-diversity/resources/-/asset_publisher/fQaSCQ5K0u4n/content/signposts-policy-and-practice-for-teaching-about-religions-and-non-religious-world-views-in-intercultural-education-2014-.
Gay, Geneva. Culturally Responsive Teaching: Theory, Research, and Practice. 3rd ed. New York: Teachers College Press, 2018.
Jackson, Robert. Rethinking Religious Education and Plurality: Issues in Diversity and Pedagogy. London: RoutledgeFalmer, 2004. https://doi.org/10.4324/9780203465165.
Jackson, Robert, Siebren Miedema, Wolfram Weisse, and Jean-Paul Willaime, eds. Religion and Education in Europe: Developments, Contexts and Debates. Münster: Waxmann, 2007.
Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia. Regulation No. 16 of 2010 concerning the Management of Religious Education in Schools. https://simpuh.kemenag.go.id/regulasi/pma_16_10.pdf.
Nieto, Sonia. The Light in Their Eyes: Creating Multicultural Learning Communities. 10th anniversary ed. New York: Teachers College Press, 2010.
Republic of Indonesia. Law No. 20 of 2003 concerning the National Education System. State Gazette of the Republic of Indonesia 2003, no. 78; Supplement no. 4301.
Sleeter, Christine E., and Carl A. Grant. Making Choices for Multicultural Education: Five Approaches to Race, Class, and Gender. 6th ed. Hoboken, NJ: Wiley, 2009.
UNESCO. A Guide for Ensuring Inclusion and Equity in Education. Paris: UNESCO, 2017. https://www.unesco.org/en/articles/guide-ensuring-inclusion-and-equity-education-0.
UNESCO. Global Citizenship Education: Topics and Learning Objectives. Paris: UNESCO, 2015. https://doi.org/10.54675/DRHC3544.
UNESCO. Global Education Monitoring Report 2020: Inclusion and Education: All Means All. Paris: UNESCO, 2020. https://www.unesco.org/en/articles/global-education-monitoring-report-2020-inclusion-and-education-all-means-all.
Utami, Pratiwi Tri. “Raising Religious Inherency: The Role of Interreligious Competence in Achieving Religious Education Equality in Multireligious Public Schools in Indonesia.” Humanities and Social Sciences Communications 9 (2022): article 271. https://doi.org/10.1057/s41599-022-01298-y.







